Perbedaan Compressor Single Stage Dan Compressor Two Stage

Perbedaan Compressor Single Stage Dan Compressor Two Stage

A. Compressor Single Stage

Kompresor single stage  merupakan kompresor dimana gas/udara hasil kompresi tidak dikompresikan lagi tetapi disirkulasikan atau diteruskan ke dalam sistem. 

Berikut beberapa kekurangan dan kelebihan penggunaan compressor single stage : 

  1. Compressor bisa utk aplikasi standard. 
  2. Range kerja compressor dari suhu evaporating + 5 sampai dengan -40 C ( dengan penambahan pendinginan biasa dengan fan di atas compresor).
  3. Harga relatif lebih murah dibandingkan compressor two stage.
  4. Efisiensi lebih rendah dibanding compresor two stage.
  5. Variasi tipe compressor lebih banyak dari 0.5 HP sampai dengan 50 HP

Grafik kerja suhu pada compressor single stage : 

B. Compressor two stage

Kompresor two stage dapat dikatakan kompresor 2 langkah , artinya tekanan di kompresikan 2x dengan 1 kompresor.

Kompresor two stage merupakan kompresor yang dimana udara/ gas hasil kompresi single stage dikompresikan lagi menuju ke two stage kemudian hasil kompresinya disirkulasikan atau diteruskan ke dalam sistem.

Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan dalam penggunaan compressor two stage : 

  1. Compressor khusus utk suhu rendah di bawah – 25 C. 
  2. Range kerja compressor di suhu – 25 sd – 70. 
  3. Sistem kompresi 2 tingkat, kompresi refrigerant dari low stage ke intermediate stage baru setelah itu ke high stage. 
  4. Terdapat komponen tambahan berupa subcooler pada intermediate. 
  5. Variasi tipe compressor biasanya hanya ada beberapa tipe 8 HP, 12HP, 16 Hp, 25 HP dan 30 HP. 

Berikut grafik kerja suhu pada compressor two stage : 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *